BELAJAR DENGAN BAHAGIA

           Aksi Nyata Modul 1.1

ANDI WALIYYAN

       CGP KABUPATEN BONE

 

A. Latar Belakang

 

Situasi pembelajaran yang lasim kita lihat selama ini adalah pembelajaran yang berpusat pada guru, dimana guru menjadi satu-satunya sumber informasi yang harus didengarkan oleh murid, hal tersebut

menimbulkan suasana pembelajaran yang membosankan atau kurang menyenangkan,dan

tidak berpusat pada peserta didik.  Guru akan mengajar seolah siswa tidak tahu apa-apa tanpa penyampaian dari guru. Setiap Tindakan siswa harus sesuai dengan harapan guru, dan siswa akan mendapatkan sanksi jika apa yang dilakukan melanggar atau tidak sesuai dengan yang diperintahkan oleh guru.

Kondisi ini membuat siswa tertekan, melakukan segala sesuatu untuk menggugurkan kewajiban saja, tanpa merasakan proses belajar sebagai sesuatu yang menyenangkan dan membahagiakan. Seharusnya belajar dan prosesnya menjadi suatu momen yang sangat berkesan bagi siswa agarapa yang diperolehnya pada pengalaman belajar itu dapat membekas dan bahkan dapat menjadi dasar untuk dikembangkan lebih lanjut, hal ini tentu membutuhkan dukungan kondisi fisik dan psikologi yang baik dari murid. Perasaan nyaman dan Bahagia tentu akan memudahkan anak dapat berinteraksi dengan baik, mampu menyampaikan ide dan kreatifitasnya.

            Setiap anak memiliki potensi dalam dirinya yang dapat dikembangkan secara optimal sesuai tuntutan zaman yang sesuai nilai-nilai kemanusiaan. Pengembangan nilai dan keterampilan siswa tersebut merupakan tanggung jawab dari pendidik,baik dalam pembelajaran. 

 

B. Deskripsi  Aksi Nyata

 

Meskipun pembelajaran saat ini masih dalam kondisi pandemic covid 19, namun guru selalu berusaha menerapkan pembelajaran yang terbaik dengan berbagai cara baik melalui daring ataupun luring. Yang terpenting adalah berusaha menerapkan pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam pembelajaran yaitu pembelajaran yang berpusat pada murid, pembelajaran yang memadukan antara luring dan daring diatur sedemikian rupa agar dapat menjadi pembelajaran yang membahagiakan bagi anak. Sebelum mempelajari filosofi KHD guru selalu memberikan pembelajaran dengan penugasan yang membebani murid, sehingga mereka menyelesaikan tugas karena tekanan dan dalam kondisi terpaksa, setelah memahami filosofi KHD guru mencoba merancang pembelajaran yang menyenangkan agar murid merasa Bahagia dan belajar dengan nyaman. Terutama pada saat pembelajaran luring yang dilakukan tiap dua kali seminggu. Belajar diluar kelas juga menjadi salah satu Langkah yang ditempuh guru menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi murid.

 

C. Hasil Aksi Nyata

 

Rangkaian pembelajaran kombinasi ( Daring dan Luring ) dengan mencoba menerapkan pemikiran KHD menciptakan belajar yang Bahagia ternyata mampu memberikan dampak yang luar biasa bagi guru dan siswa tentunya. Situasi yang nyaman membuat murid terbuka kepada guru, begitupun sebaliknya guru merasakan kedekatan dan dapat menjalin komunikasi yang efektif dengan murid. Kondisi ini menjadi motivasi bagi siswa untuk mencari tahu konsep yang disampaikan oleh guru. Bukan hanya pada pembelajaran diluar pembelajaran pun suasana Bahagia dapat memotivasi murid untuk lebih positif, mereka lebih mudah menerima saran dan masukan begitupun lebih mudah menyampaikan ide dan pendapat. Meskipun belum sepenuhnya murid dapat langsung menerima kondisi tersebut namun dengan dilakukan dengan terus-menerus akan menjadi pembiasaan yang baik bagi murid

 

D. Pembelajaran yang didapat dari pelaksanaan Aksi Nyata

 

Keberhasilan :

1. kondisi yang Bahagia mampu memotivasi murid untuk belajar

2. Meningkatnya semangat belajar murid

3. Murid semakin terbuka dan mampu berkomunikasi dengan baik

4. Murid mampu menyampaikan ide dan pendapat tanpa merasa tertekan

5. Murid dan guru dapat menjalin keakraban yang mampu menumbuhkan penghargaan yang tinggi

Kegagalan :

1. belum sepenuhnya murid dapat terbuka dan berkomunikasi dengan baik

2. murid cenderung ribut terlebih Ketika semua ingin bicara

 

 E.  Rencana perbaikan untuk pelaksanaan di masa mendatang

 

Berupaya melakukan pembelajaran yang menyenangkan secara terus menerus, menciptakan proses pembelajaran yang kondusif dan nyaman baik bagi guru maupun kepada murid. Sehingga akan terlaksana kegiatan pembelajaran yang baik, dimana murid merasa dihargai sehingga rasa percaya dirinya semakin meningkat dan hubunga antara murid dengan guru, murid dengan murid dapat berjalan dengan baik.

 

F. Dokumentasi

Kegiatan belajar Bahagia di rumah selama pandemi :  

 


   Kegiatan belajar Bahagia di Sekolah selama pandemi :

 

      

Comments